Mesin perontok wi

Implementasi kepmenpan 14 tahun 2009 dan perka lan no; 3 tahun 2010 justru menjadi mesin perontok jabatan widyaiswara, Sungguh ironis menjalani profesi sebagai Widyaiswara . Saat diskusi dengan konsultan pengukuran kinerja instansi public , bu Henny terkagum-kagum betapa detailnya pekerjaan anda ? Kenapa bu ….

Semestinya semua PNS harusnya seperti ini terukur jelas dan akuntabel . Kemudian saya Tanya bagaimana bu dengan PNS yang lain . Beliau menjawab bahwa sampai ke jenjang Eselon 1 belum memiliki format ukuran kinerja seperti ini , jadi untuk mengukur kinerjanya belum ada aturan yang jelas …….
Ada rasa bangga atas komentar ibu tersebut tapi dalam hati ada rasa iri , sementara structural dengan segudang fasilitas setiap 4 tahun naik pangkat , giliran widyaiswara tanpa ada fasilitas apapun untuk naik pangkatpun sulitnya setengah mati . Terlebih lagi setelah terbit PERMENPAN No. 14 Tahun 2009 , dan PERKA LAN nomor 3 tahun 2010 “ ibarat tanaman ditanah tandus tiap sangat terkena terik matahari “ seluruh teman-teman widyaiswara tadinya berharap membawa perubahan kearah yang lebih baik ternyata justru menjadi mesin PERONTOK bahkan CENDERUNG pembunuh . Banyak sekali teman-temanku termasuk penulis berada diambang batas toleransi dan suka tidak suka harus siap diberhentikan dari jabatan > walaupun jelas-jelas ini melanggar Peraturan Pemerintah . Maka bagi siapapun yang terkena pinalti langsung aja PTUN dijamin menang. Banyakhal ketimpangan dan kesenjuangan yang diciptakan oleh peraturan tersebut antara lain ;
1. Memberi nilai lebih tinggi untuk Pelatihan Kepemimpinan daripada pelatihan teknis dari semua aspek . Kalo sudah demikian berarti pembangunan Nasional yang dilakukan sector-sektor dan dilindungi oleh undang-undang kementerian ini dipandang sebelah mata. Dianggap tidak penting penguasaan pembangunan sektoral artinya INDONESIA ini akan diisi oleh pemimpin-pemimpin yg buta teknis . yang hanya mengandalkan kewenangan daripada kecerdasan .Tendensi kearah ini memamng semakin Nampak diberbagai bidang dan diskriminasi yang sangat mencolok. Ironis …..
2. Penetapan angka kredit oleh pejabat berwenang tidak dapat diajukan keberatan oleh Widyaisawara;
3. Masih diberlakukannya pembebasan sementara dan pemberhentian dari jabatan Widyaisawara jika tidak memenuhi angka kredit yang disyaratkan;
4. Angka kredit untuk penyusunan modul turun drastic termasuk penulisan Karya Tulis Ilmiah baik Buku maupun Non Buku > menurut dugaanku mungkin hanya sekaliber MH Ainun Najib atau Amin Rais yang sanggup memenuhinya
5. Adanya tambahan syarat untuk kenaikan jabatan menjadi Widyaiswara Utama, yaitu ketersediaan formasi jabatan Widyaiswara Utama.
6. Ada lagi peluang dipermudah untuk orang-oranmg yang ingin memperpanjang masa kerja khus bagi mereka yang menduduki jabatan eselon 1 dan Eselon !! silahkan masuk ke widyaiswara tanpa dibatasi Umur. Sungguh terlalu
7. Masih banyak lagi yang sangat memihak ke structural dan cenderung menghabisi semua widyaiswara yang ada saat ini, sementara itu formasi untuk calon barupun sulitnya bukan main.
8. Kesimpulan bahwa ada semacam keinginan untuk menghabisi wi yang ada saat ini , sedangkan kualitas LAN saama sekali tidak peduli karena sebenarny7a Instansilah yang paling tau sepak terjang Wi di Instansinya.

Perihal WIDYAISWARA BKKBN
Widyaiswara Utama pada PUSDIKLAT Kependudukan dan KB BKKBN Jl Permata No 1 Halim PK Jaktim , Penasehat pengurus IWI Pusat Bidang KKB , Penasehat Pengurus Pusat Ikatan Penyuluh KB Indonesia, Ketua Forum Widyaiswara BKKBN.

5 Responses to Mesin perontok wi

  1. AZIS mengatakan:

    PERUBAHAN DARI MESIN PERONTOK ITU HARUS SEGERA DIKELUARKAN DIINDONESIA TERUTAMA LEMBAGA DIKLAT APARATUR MASIH SANGAT MEMBUTUHKAN VIGUR WIDYAISWARA , KARENA KEAHLIAN DAN PENGALAMANNYA DI DUNIA BIROKRASI SANGATLAH BERARTI BAGI APARATUR

  2. normanzis Jambak mengatakan:

    Normanzis Jambak
    WI Madya Kehutanan
    Saya termasuk yang akan dirontokkan terhitung April 2013. Sejak keluar aturan baru saya sudah tidak mengirim dupak karena sudah tidak tertarik dengan angka kreditnya yg sangat recehan tapi menyita tenaga. Itulah arogansi Lembaga … Dulu pegawai yang mau jadi wi sangat disambut karena banyak yang gak mau jadi WI, sekarang malah mau dirontokkan gimana dunia persilatan ini,

  3. totok suharto mengatakan:

    Good Article.
    Mari bersama tetap terus berjuang.

    http://achyarherbal.wordpress.com/category/ekonomi-hukum/

    putusan.mahkamahagung.go.id/putusan/downloadpdf/…/pdf
    Drs. ACHYAR RUSLI, Ak. MA., Warga Negara Indonesia, pekerjaan Pegawai Negeri …. Widyaiswara Utama, Pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e, telah … tertanggal 1 April 2009 tentang Pembebasan Sementara. Penggugat, dari …

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: