” Penyuluh KB ” terus bertambah./.
” Penyuluh KB” tahun 2008 dan 2009 jumlahnya terus bertambah apalagi setelah Penyuluh KB diseluruh wilayah Indonesia mendapatkan kendaraan dinas roda dua . Ini antara lain beberapa pengaruh positif adanya Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Keluarga
Berencana Tahun 2008 telah mulai terasa di beberapa Kabupaten/Kota.
Salah satu daya tarik sebagai magnit yang paling kuat adalah para” Penyuluh KB” yang dulunya pindah dan belum merasa mapan pada kembali lagi , demikian juga Pemerintah Daerah semakin semangat untuk menambah jumlah “Penyuluh KB” baru dari rekruitmen Calon Pegawai Negri Sipil.
Gimana tidak hebat , baru jadi CPNS langsung dikasih motor baru sedangkan pegawai lain sampai pensiun jangan motor sepedapun tidak. Ironis memang tapi inilah kenyataan. Magnitut ini akan terus bergulir bahkan telah ada komitmen Bupati setiap desa 1 (satu )” penyuluh KB “wah hebat sekali jika ini terwujud.
Persoalannya adalah databasis DAK tahun 2008 adalah menggunakan data basis tahun 2007 sehingga berdasarkan jumlah tahun 2007 kebutuhan sepedamotor untuk “Penyuluh KB “tahun 2008 sudah terpenuhi diatas 70% tapi jika dilapangan terjadi animo yang besar untuk menjadi” Penyuluh KB” kenapa tidak.
Karena PNS dari dinas lain yang merasa jobnya belum mantappun banyak yang berminat hijrah ke” Penyuluh KB”. Ini dampak yang luar biasa dan kemungkinan besar dari pengadaan motor DAK tahun 2009 pun jika arus pertambahan terus bergulir bisa dipastikan akan mengalami kekurangan.
Pepatah mengatakan dimana ada gula ada semut ini terjadi . Disamping itu saat ngobrol dengan teman-teman “Penyuluh KB “yang menggunakan motor baru sangat antusias memberikan jawaban intinya semangat bangkit kembali bahkan mengatakan wibawa kami bertambah pak , kami gak minder lagi dan gak sungkan-sungkan lagi untuk menuju tempat tugas di wilayah kerja.
Syukurlah artinya makna yang terkandung dalam DAK dapat mendongkrak citra Penyuluh KB , citra Program KB , citra menjadi pengabdi di Program KB. OK teman-teman penyuluh selamat semoga sukses
TERIMA KASIH