CARA PENETAPAN JOB GRADING KAPAN DI TINJAU.

4 thoughts on “CARA PENETAPAN JOB GRADING KAPAN DI TINJAU.”

  1. Gimana nasib plkb? Apakah bkkbn bisa menjalankan programnya tanpa dukungan dari plkb? Widyaiswara jg tanpa plkb…balai diklatnya buat apa? Maka perhatian dari pimpinan bkkbn untuk remunerasi plkb semestinya menjadi prioritas utama.

    Like

  2. Untuk ibu Sri:
    Saya memeng bukan Widiaiswara ataupun peneliti, dan juga bukan pegawai LIPI atau BKKBN. Masalahnya bukan pada soal bersyukur atau tidak, dan bukan soal pembandingan dengan yang diterima oleh gol IV di daerah, tetapi lebih pada hal kewajaran. Jabata widiaiswara dan peneliti adalah jabatan yang lebih banyak menggunakan nalar , bukan soal perasaan. Maka penetapan grade dimaksusd juga harus didasarkan pada logika akal sehat. Pangkat III d cukup menjabat eselon IV , sedangkan peneliti utama ( IV d dan e ) dapat menjabat eselon I. Penempatan grade dibawah Eselon IV dimana logikanya ?. Perlu disadarai bahwa untuk kenaikan pangkat jabatan fungsional tidak mudah, sedangkan kenaikan pangkat jabatan struktural anda cukup tidur-tiduran maka dalam 4 tahun pasti naik.

    Like

    1. pejabat fungsional widiaiswara dan peneliti yang berkedudukan di pusat dan prop msih bersyukur ada remunerasi, coba tengok fungsional pkb yang ada di daerah dan kabupaten dengan tunjangan fungsional gol 1V yang hanya Rp 45oooo perbulan dengan begitu banyak program dan ppm yang hrus terealisasi dan setiap hari berkeliling desa, mungkin bisa di hitung berapa liter bensin yng hrus di keluarkan.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s